MEMBUKA PINTU DUNIA (Bagaimana Artificial Intelligent Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Mahasiswa di Era 5.0.)
By Siti Atqiya
Perkembangan zaman modern dalam dunia digital era 5.0 telah merambah dan mempengaruhi seluruh sendi kehidupan. Sudah tak terelakkan bahwa kecanggihan teknologi menjadi tulang punggung peradaban manusia yang membawa pergeseran besar mengenai tata cara hidup dan berinteraksi. Salah satu komponen penting dari perubahan ini adalah kecerdasan buatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Artificial Intelligence (AI). AI sendiri merupakan salah satu bukti dari kemajuan teknologi yang mampu melakukan simulasi pada proses kecerdasan dan pemikiran manusia melalui mesin-mesin canggih yang terhubung dengan lautan data dan informasi.
Dunia AI mengambil banyak peran dalam
berbagai aspek, terutama dalam hal pendidikan di ruang lingkup perguruan tinggi.
Saat ini, hampir seluruh lembaga instansi perguruan tinggi di dunia menggunakan
AI sebagai penunjang proses pembelajaran mahasiswa. Bagi mahasiswa, peran AI
digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam metode pembelajaran akademik. AI
mampu menyajikan materi pembelajaran yang paling efektif melalui literasi
digital. Dunia akademik di perguruan tinggi tak
lagi terbatas pada kelas dan buku teks, teknologi AI telah membawa transformasi
fundamental pada proses pembelajaran dan pengajaran bagi mahasiswa.
Setiap mahasiswa memiliki tantangan dan
proses pembelajaran yang unik. Misal ketika dalam satu kelas ada beberapa
mahasiswa yang menyukai mata kuliah yang berkaitan dengan angka, namun ada
beberapa lainnya yang menyukai bahasa. AI dapat mengidentifikasi area dimana
mahasiswa membutuhkan bantuan tambahan dan memberikan materi yang sesuai.
Ditambah lagi saat ini mahasiswa memiliki akses ke berbagai sumber belajar
secara online yang ditingkatkan oleh AI. Sistem pembelajaran cerdas
menggunakan AI untuk mempersonalisasi materi pembelajaran, mengidentifikasi
kebutuhan belajar individu mahasiswa.
Maka dari itu, mahasiswa perlu mengasah
kemampuan literasi digital yang menjadi kunci untuk memahami dan mengoptimalkan
manfaat AI dalam proses perkuliahan. Terdapat beberapa aspek penting yang perlu
diperhatikan mengenai literasi digital, yaitu mahasiswa dituntut untuk memahami
perkembangan teknologi baik dari perangkat lunak maupun keras seperti komputer,
aplikasi, smart phone, dan sistem operasi. Kemudian, mahasiswa perlu
memahami penggunaan platform media digital dengan bijak serta menyadari etika dan
kebijakan dalam menggunakan teknologi digital, juga memahami resiko yang akan
terjadi jika melakukannya dengan kurang bijak.
Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa
yang menggunakan AI sebagai penopang akademik mengalami peningkatan yang
signifikan mengenai pola pemikiran kritis dan kreatif sebanyak 81%. Kemudian,
dalam kemampuan literasi digital yang dilakukan mahasiswa secara online
dan etika yang baik mencapai 70,6%. Dalam meningkatkan kemampuan literasi
digital dengan AI, hal penting yang perlu dilakukan mahasiswa secara bersamaan
yaitu meningkatkan kesadaran mahasiswa akan betapa pentingnya menguasai
keterampilan teknologi abad 21 serta menargetkan upaya untuk mampu menguasai
teknologi AI seiring berkembangnya zaman.
Peran AI dalam meningkatkan kemampuan
literasi digital akan membantu mahasiswa menyaring dan mengelola jumlah besar
informasi yang tersedia. AI mampu menyediakan dan memberikan pelatihan yang
sesuai dengan tingkat kemampuan dan minat masing-masing mahasiswa agar dapat
lebih efektif dan efisien. Menurut hasil penelitian yang dilakukan, sistem AI dapat
merekomendasikan materi pembelajaran berdasarkan perilaku dan preferensi
belajar masing-masing mahasiswa. Tentunya hal ini akan sangat membantu
mahasiswa untuk fokus pada topik pembelajaran yang relevan dan menarik.
Dengan AI, kemampuan literasi digital
mahasiswa akan meningkat karena memberikan kemudahan menganalisis informasi
digital dan keterampilan kritis, serta mengambil keputusan yang dapat
dipertanggungjawabkan. Selain itu, AI dapat digunakan sebagai asisten penugasan
administratif seperti pengelolaan jadwal, pengawasan penugasan, dan penilaian
dapat dengan mudah dikerjakan oleh AI. Mahasiswa yang berinteraksi dan memahami
sistem AI akan dapat memanfaatkan lingkungan akademik yang jauh lebih
berkualitas.
Mahasiswa yang terampil menggunakan AI akan
lebih siap untuk berkontribusi dalam memajukan masyarakat. Dengan pemahaman
literasi digital yang mumpuni, hal ini mampu mengintegrasikan teknologi ke
berbagai lingkungan aspek kehidupan sehari-hari di masa depan. Pendidikan
dengan kualitas tinggi, akan membawa mahasiswa menuju kesuksesan. Khsususnya di
era 5.0 yang semakin terdigitalisasi, keterampilan dalam menggunakan AI dan
literasi digital merupakan aset berharga yang akan membedakan mahasiswa dalam
dunia kerja yang penuh kompetitif.
Dari seluruh pemaparan mengenai bagaimana
AI mampu meningkatkan kemampuan literasi digital mahasiswa, tentunya segala hal
positif mengenai peningkatan kualitas terdapat pula resiko yang perlu
dipertimbangkan mahasiswa jika tidak melakukannya dengan hati-hati. Berbagai
tindak kejahatan di dunia digital dengan menggunakan AI pun banyak terjadi, hal
ini yang harus mahasiswa perhatikan ketika berdialektika dengan dunia teknologi
AI yang setiap waktunya akan selalu mengalami kemajuan. Mahasiswa juga perlu menjaga
dan melindungi data pribadi yang amat berharga untuk menghindari segala bentuk
kejahatan yang tak diinginkan di dunia teknologi.
Terlepas dari itu, segala bentuk kemajuan
teknologi yang dapat memanjakan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan literasi
digital, mahasiswa juga perlu kesadaran akan dirinya untuk belajar dan
mengupgrade diri lebih baik lagi demi masa depan yang cerah. Segala bentuk
kecanggihan teknologi tentunya tak akan memberikan pengaruh apapun apabila dari
mahasiswa itu sendiri tidak memiliki keinginan dan tekad yang kuat untuk
berkembang dan menjadikan dirinya jauh lebih baik lagi demi masa depan yang
cerah.
DAFTAR PUSTAKA
Kanedi, I., Utami, F. H., & Asmar,
S. (2023). Pemanfaatan Literasi Digital Di Dunia Pendidikan Era 5 . 0. Dehasen
Untuk Negeri, 2(1), 67–72.
https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jdun.v2i1.3489
Pabubung, M. R. (2021). Epistemologi
Kecerdasan Buatan (Ai) Dan Pentingnya Ilmu Etika Dalam Pendidikan
Interdisipliner. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(2), 152–159.
https://doi.org/10.23887/jfi.v4i2.34734
Ririen, D., & Daryanes, F. (2022).
Analisis Literasi Digital Mahasiswa. Research and Development Journal of
Education, 8(1), 210. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i1.11738
Zhang, C., & Lu, Y. (2021). Study on
artificial intelligence: The state of the art and future prospects. Journal
of Industrial Information Integration, 23(April), 100224.
https://doi.org/10.1016/j.jii.2021.100224
Komentar
Posting Komentar