AKU BANGGA PADAMU! SELALU

 



Dear, Ashim!

Aku tahu lelahmu bukan hal yang mudah diceritakan. Ada masa lalu yang masih berbekas, dan hari-hari sekarang yang kadang terasa terlalu berat untuk ditanggung sendirian. Tapi lihatlah dirimu, kamu masih di sini. Masih memilih bertahan, meski hatimu sering ingin menyerah.

Terima kasih, karena kamu cukup berani untuk berdamai dengan keadaan, bukan dengan pasrah, tapi dengan hati yang perlahan belajar menerima. Kamu mengambil hal-hal baik dari kejadian yang menyakitkan, dan itu membuatmu tumbuh menjadi pribadi yang lebih dalam, lebih hangat, dan lebih kuat dari yang kamu sadari.

Bangkitmu mungkin tidak selalu terlihat megah, tapi bagiku itu indah. Cara kamu tetap melangkah meski tertatih, cara kamu memilih berharap meski kecewa, semua itu adalah bentuk keberanian yang diam-diam membuatku kagum. Jika suatu hari kamu merasa lemah, ingatlah bahwa tidak apa-apa bersandar. Kamu tidak harus kuat sendirian.

Teruslah berjalan. Pelan tidak apa-apa, lelah juga manusiawi. Aku percaya padamu, pada mimpimu, pada prosesmu, dan pada hari-hari cerah yang sedang menuju ke arahmu. Dan jika kamu lupa betapa berharganya dirimu, biarkan aku yang mengingatkannya untukmu.

Aku bangga padamu. Selalu.

 

Jakarta-Dubai, 2 Februari 2026

- Qiqi ✨

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE WEIGHT OF BEING

ALL ABOUT KKN : Problematika dan Tantangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi Mahasiswa

BOLEHKAH AKU MENJADI BINTANG BARUMU?