SEMESTA SEDANG BERPIHAK KEPADAKU


Dear my beloved man, Ashim!

Aku tuh nggak tahu harus mulai dari mana, karena setiap kali mau nulis tentang kamu, rasanya seperti ada pesta kembang api di dalam dada. Beneran! Kamu bukan hanya bikin aku senyum, kamu juga bikin aku senyum sambil gemas sendiri, sambil mikir “kok bisa ya ada manusia seindah ini hadir di hidupku?”

Sejak ada kamu, hari-hariku berubah jadi semacam festival kecil yang nggak pernah sepi cahaya. Bangun pagi rasanya kayak dapat hadiah. Malam terasa lebih hangat dan menenangkan. Bahkan hal-hal receh jadi berkilau karena aku tahu ada kamu di ujung pikiranku. Namamu saja sudah cukup bikin jantungku berdegup kencang, seolah ia ikut excited setiap kali mengingatmu.

Aku bahagia banget. Bahagia yang bukan cuma tipis di bibir, tapi penuh, meluap, sampai ke ujung doa. Selayaknya kejutan terindah yang tidak pernah aku minta, tapi justru paling aku syukuri. Cara kamu hadir, peduli, membuatku merasa dipilih. Semuanya bikin aku merasa jadi wanita paling beruntung di semesta.

Dan ya, aku sebutterfly itu karena mencintaimu itu nggak bikin seperti jatuh. Aku selalu dibuat terbang, tinggi dan penuh warna. Acara inti bersamamu selalu membuatku merasa jatuh cinta berkali-kali dan lebih dalam kepadamu.

Ashim, kamu itu adalah wujud dari kebahagiaan yang terpeluk erat, dan rasa syukurku selalu terpancar lebar setiap kali melihat senyummu.

Aku senang, bersyukur. Aku jatuh cinta di setiap detiknya, semakin dalam. Semuanya karena kamu. 💗

Jakarta - Sharjah, 27 Februari 2026

-Qiqi 🐢🐳

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE WEIGHT OF BEING

ALL ABOUT KKN : Problematika dan Tantangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi Mahasiswa

BOLEHKAH AKU MENJADI BINTANG BARUMU?