TEMPAT PULANG DI HARI YANG PANJANG
Dear, Ashim!
Hari ini tubuhku nyaris menyerah. Ada lelah yang tak sempat kusebutkan, ada penat yang bahkan sulit kurasakan bentuknya. Interview hari ini dengan segala persiapan sejak kemarin, menguras banyak hal dariku, tenaga, fokus, dan keberanian. Namun di balik semua itu, ada rasa yang jauh lebih kuat dari lelah, aku bersyukur.
Terima kasih,
Terima kasih karena hadir. Bukan sekadar ada, tapi benar-benar menemani. Kau mendengarkan prosesku, menguatkanku di sela-sela gugup, dan memilih untuk tetap bersama meski kau sendiri juga lelah. Kehadiranmu hari ini membuatku merasa tidak sendirian menghadapi dunia yang terasa begitu bising.
Aku sungguh bahagia, bahagia karena ada seseorang yang mendukung dengan sukarela, yang membersamai tanpa perlu diminta, dan yang hadir dengan sepenuh hati, apa adanya.
Hari ini aku belajar bahwa dukungan tidak selalu berbentuk jarak yang dekat atau kehadiran fisik. Kadang ia hadir dalam bentuk pesan yang tepat waktu, perhatian yang konsisten, dan kesediaan untuk tetap menemani meski kita dipisahkan oleh ribuan kilometer.
Terima kasih telah menjadi bagian dari langkahku hari ini, kemarin, dan hari-hari sebelumnya. Semoga segala lelahmu juga berbalas dengan kebaikan, dan semoga suatu hari nanti, aku bisa menjadi penopang yang sama kuatnya untukmu.
Jakarta-Dubai, 6 Februari 2026
- Qiqi 🐢🐳

Komentar
Posting Komentar