UNTUKMU YANG BERTAHAN HARI INI
Dear, Ashim!
Hari ini kamu benar-benar lelah. Jadwal kuliah yang padat, pikiran yang terus bekerja, dan tubuh yang dipaksa bertahan sampai akhir. Tapi lihatlah, kamu berhasil melewati semuanya. Semua tanggung jawab dan kewajiban hari ini sudah kamu tuntaskan dengan sebaik yang kamu bisa. Itu layak dirayakan, meski hanya dengan napas panjang dan rasa syukur yang pelan.
Terima kasih sudah tidak menyerah di tengah penat. Terima kasih karena tetap bertahan meski hari ini terasa panjang. Lelahmu bukan tanda kelemahan, kamu adalah bukti bahwa kamu sedang berjuang dengan sungguh-sungguh untuk masa depanmu.
Besok kamu akan menghadapi ujian Qur’an dan Filsafat. Dua bidang yang menuntut hati dan pikiran sekaligus. Aku berharap malam ini kamu bisa beristirahat dengan tenang, membiarkan hatimu lebih dulu tenang sebelum esok melangkah. Percayalah, apa yang telah kamu pelajari tidak akan mengkhianati usahamu.
Doaku menyertaimu semoga Allah melapangkan pikiranmu saat menjawab, menenangkan hatimu saat gugup, dan memberi keberkahan pada setiap usaha yang telah kamu lakukan. Semoga ayat-ayat yang kamu pelajari mengalir dengan lembut dari ingatanmu, dan pemikiran-pemikiranmu menemukan kejelasan saat diuji.
Apa pun hasilnya nanti, ketahuilah satu hal, aku bangga padamu. Bukan hanya karena ujian yang kamu hadapi, tapi karena caramu terus mencoba, hari demi hari.
Istirahatlah malam ini. Besok, melangkahlah dengan tenang. Kamu tidak sendirian.
Jakarta-Dubai, 4 Februari 2026
- Qiqi 🐢🐳

Komentar
Posting Komentar