RENGKUH
Dear, Ashimku! 🤍
Sayang, terima kasih banyak telah menetap hingga saat ini di lintasan hidupku. Kehadiranmu terasa seperti oase yang tak terduga. Kamu membuatku tenggelam dalam rasa syukur yang tak pernah usai.
Bersamamu, hidupku menemukan nuansa yang sebelumnya asing bagiku. Kamu menghadirkan kehangatan, tawa, dan kebahagiaan yang terasa lebih berarti dari biasanya. Hal sederhana yang dulu hanya kupeluk sendiri, kini beresonansi lebih dalam karena kamu ikut menghidupkannya bersamaku.
Kebaikanmu begitu terasa, mengalir, dan bertahan dengan cara yang sulit dijelaskan. Dengan segala keterbatasan yang kupunya, merasa menjadi bagian kecil dari hidupmu adalah anugerah yang tak mudah kujelaskan logikanya. Dua bulan ini mungkin hanya sekejap bagi banyak orang, tapi bagiku itu menjelma menjadi rentang waktu yang penuh arti.
Aku ingin terus bersamamu. Aku ingin terus hadir dalam setiap detik yang kita bagi. Aku telah menghapus semua masa lalu hingga tak lagi mempunyai ruang sedikitpun dalam benakku. Aku memilih untuk mengosongkan seluruh ruang tersebut, agar yang tersisa hanya kamu dan kenangan yang akan kita bangun bersama.
Perasaan ini tumbuh dengan cara yang pasti. Menyusup, mengakar, lalu memenuhi segala ruang yang hampa. Aku ingin kamu menjadi titik akhir dari segala pencarianku, dan aku juga ingin menjadi titik pulangmu yang terakhir. Tak ingin sama sekali aku membayangkan kehilanganmu, itu akan terasa seperti memasuki ruang gelap yang tak ingin kurasakan.
Biarkan aku menjadi tempatmu kembali, tempatmu menjatuhkan lelah, menumpahkan cerita, dan menyandarkan segala rasa tanpa ragu. Tempat di mana kamu bisa menjadi dirimu, tanpa perlu menyembunyikan apapun. Ayo kita berjalan ke depan, menata masa depan kita, tanpa membawa bayang-bayang yang sudah tak lagi punya tempat.
Kita akan saling menguatkan, saling menghidupkan, dan saling mengembangkan. Apapun yang kamu rasakan, bahagia, luka, bahkan amarah, biarkan semuanya bermuara padaku. Aku ingin menjadi ruang yang cukup luas untuk menampung segala emosi yang datang darimu.
Dan aku pun sedang berproses untuk belajar menjadi lebih teguh, lapang, dan siap menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi. Maka tetaplah di sini, bersamaku. Bantu aku untuk tetap berdiri dan kuat dalam setiap fase yang akan kita lalui bersama.
Jakarta-Sharjah, 27 Maret 2026
-Qiqi 🐢🐳

Komentar
Posting Komentar