TERIMA KASIH 🤍

Dear, Asimku sayang 🍃✨

Rasanya sudah lama sekali aku tidak menulis tentangmu. Aku terlalu menikmati setiap momen yang kita lalui bersama sampai aku lupa menuangkannya ke dalam tulisan. Sayang, dari lubuk jiwaku yang dalam, aku sangat bersyukur atas kehadiranmu di hidupku.

Aku menulis ini dengan air mata yang tak terbendung atas setiap kasih dan sayang yang kamu berikan untukku. Aku bisa merasakan setiap wujud cinta yang kamu limpahkan ke aku. Setiap bentuk kepedulian, rasa aman, kebahagiaan, dan momen berharga lainnya. Semua kusimpan rapi dalam memori ingatanku agar kelak kita bisa menceritakannya kembali sebagai bagian dari memori indah di masa depan ketika kita perlahan mulai tenggelam dimakan usia.

Saat aku rapuh, kamu sigap menjadi yang pertama hadir sebagai perekat atas setiap serpihan dari diriku yang lepas. Saat dunia tidak berpihak padaku, ada kamu yang selalu menjadi payung dari derasnya hujan yang menghantam. Aku suka warna hitam, ungu pekat, dan abu. Sejak aku mengenalmu, putih dan cream menjadi warna favorit tambahanku yang akan sesering mungkin kupakai di setiap momen yang akan kita habiskan bersama.

Sayang, maaf sejauh ini aku belum bisa menjadi wanita baik seperti yang kamu ekspetasikan. Maaf juga atas banyaknya kekurangan yang melekat di diriku. Atas setiap lelah yang kamu perjuangkan untukku, semua tak tergantikan dengan apapun. Waktu, tenaga, uang, perhatian, kekhawatiran, dan segala bentuk cinta yang aku terima darimu  jauh lebih besar dan lebih dalam dari yang aku pahami tentang ”makna cinta” selama ini. Banyak orang yang mengusahakan cinta dalam berbagai wujud. Tapi buatku, kamu adalah wujud dari cinta dan kasih sayang itu sendiri. 

Dari ribuan wanita di luar sana yang jauh lebih hebat, lebih cantik, lebih berpendidikan, lebih terpandang, dan lebih baik pastinya, tapi kamu memilihku. Terima kasih atas kepercayaan yang kamu berikan, dan akan kuusahakan sebisa mungkin untuk tetap menjaga kepercayaan itu agar apa yang kita tanam saat ini nantinya tumbuh, mekar, dan berbuah sehingga kita bisa menuainya bersama di masa depan.

Hari demi hari, rasa rindunya semakin besar. Aku tak bisa melakukan apapun selain doa yang selalu kulangitkan agar penantian ini segera berakhir. Berharap aku yang terakhir untukmu, dan kamu yang terakhir untukku. Jangan ada orang ketiga diantara kita ya sayang. Jangan biarkan wanita lain masuk ke hatimu ya, dan aku juga tak akan membiarkan laki-laki lain masuk ke hatiku. Tolong juga bantu aku untuk tetap jaga rasa kepercayaanku ke kamu ya sayang. Kita saling jaga kepercayaan bersama.

Terima kasih banyak telah menjadi laki-laki hebatku 🤍. Terima kasih telah menjadi garda terdepan disaat aku rapuh. Terima kasih menjadi pelindung dan tempat ku pulang. Terima kasih atas segalanya. ✨

Sangat bersyukur dan bangga dihadirkan kamu dihidupku. Tetaplah terus menjadi bagian dari perjalanan hidupku sampai di kehidupan berikutnya tetap bersama. Sehat terus ya sayang, semoga segala urusan dan cita-citamu segera terwujud, selalu dimudahkan dan dilancarkan. Melimpah ruah rezekimu, dan bahagia selalu bersamaku ✨🤍

Jakarta-Sumpiuh, 13 Juni 2026

-Qiqi 🐢🐳



Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE WEIGHT OF BEING

ALL ABOUT KKN : Problematika dan Tantangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi Mahasiswa

BOLEHKAH AKU MENJADI BINTANG BARUMU?